SIANTAR, SENTER NEWS
Seminar dan Workshop UMKM Siantar Go Digital yang diprakarsai Tamado Tourism dan Cultural Present, disambut 200-an kaum muda Kota Siantar sebagai pelaku UMKM dengan antusias, Sabtu (1/6/2024).
Bahkan, kegiatan yang berlangsung di Gedung Menza, Universitas HKBP Nomensen Kota Siantar itu, mendapat sambutan positif dari Walikota Siantar, dr Susanti Dewayani yang diwakili, Kadis Koperindag Kota Siantar Herbert Aruan.
“Manfaatkan workshop ini dengan sebaik-baiknya. Karena, pelaku UMKM di Kota Siantar sudah saatnya masuk dalam dunia digital untuk meraih peluang pasar,” kata Herbert Aruan melalui sambutannya.

Sementara, sejumlah nara sumber yang ditampilkan bukan saja para pelaku usaha yang telah menikmati market melalui digital untuk berbagi pengalaman. Lebih dari itu, para konten kreator muda juga memberi sejumlah tips bagaimana mengggunakan media sosial agar lebih efektif.
Aditya, salah seorang nara sumber menjelaskan, saat ini ada sekitar 250 juta pengguna digital dan peluang itu merupakan kesempatan besar dan strategis untuk memasarkan produk-produk dari UMKM.
“Kaum muda punya peluang besar meraih pasar digital dengan menggunakan berbagai media sosial untuk berjualan. Untuk go digital jangan malas. Kuasai skill dan ikuti perkembangan zaman digital,” kata Aditya.
Hal senada disampaikan konten kreator lainnya Putri Rachel dan Yonanda. Para pelaku UMKM haruis memiliki bisnis plan yang jelas. Promosikan usahanya melalui digital dengan tampilan menarik. Paling penting, produk itu harus memiliki brand agar mudah dikenal.
Melalui workshop itu, dilakukan tanya jawab yang begitu komunikatif. Termasuk soal pembiayaan yang selalu menjadi kendala bagi UMKM. Untuk itu, Robby Butar-butar dari Tamado mengatakan, masalah itu dapat dicari solusinya apabila market melalui digital memang jelas dfan sehat. Sehingga, dapat dibuka jaringan dengan perbankan.
Usai whorkshop yang berlangsung sekitar 4 jam itu, Robby Butar-butar kepada media ini mengatakan, akan ada tindaklanjut dari whorkshop dimaksud. Apalagi ada kemitraan dari pihak lokal yang juga pendukung kegiatan seperti Posku TDC, Exsplor Siantar dan Tentang Siantar.
“Kita melihat antusias peserta begitu tinggi. Tapi, mereka rata-rata memang belum memanfaatkan media sosial untuk membuka pelauang pasar. Karena itu, memberi pemahaman untuk dapat diarahkan,” kata Robby.
Hal senada disampaikan Herbert Gabe Tua Simamora. Kalau Tamado melihat begitu antusiasnya peserta, para narasumber tentu bisa lebih dikonsentrasikan kepada yang lebih spesifik.
“Antusias peserta begitu tinggi. kalau begini kita tentu siap memberi suport dan akan kita tindaklanjuti lagi ke depannya . Termasuk membuka peluang pasar yang lebih baik,” ujarnya mengakhiri. (In)






