SIANTAR, SENTER NEWS
Soal bangunan milik warga di bagian belakang lahan pembangunan GOR yang akan menghambat masuknya material, segera diselesaikan melalui pendekatan kepada warga. Sehingga, target penyelesaian pembangunan GOR pertengahan Agustus 2024 dapat tercapai dan Siantar dapat sebagai penyelenggara tinju PON 2024 mendatang.
Camat Siantar Timur, Masa Rahmat Zebua mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat dengan Pemko Siantar melalui Bagian Asset serta Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga untuk membahas soal akses jalan masuk truk pembawa material.
“Minggu lalu, kita sudah melakukan rapat dan kita sudah turun ke lokasi menemui warga. Ada 18 unit bangunan di sana,” ujar Masa Rahmat Zebua, Rabu (8/4/2024).
Bangunan sebanyak 18 unit itu ada yang permanen, setengah permanen dan terbuat dari papan. Selain sebagai rumah tinggal dan warung, juga sebagai tempat usaha.
Setelah meninjau lokasi dengan menemui warga, pihaknya kembali melakukan rapat di kantor Walikota. Hasilnya, masyarakat yang memiliki bangunan akan mendapat dana untuk membongkar bangunan dan untuk pindah. Terkait dengan besarannya segera ditentukan.
“Mereka hanya punya bangunan, Sedangkan lahan milik pemerintah. Jadi, dana yang diberikan namanya bukan ganti rugi. Tetapi, uang ganti untung,” kata Masa Rahmad Zebua lagi.
Terpisah, M Hamam Soleh sebagai Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga sebagai pihak yang mengelola GOR sebelum dibangun, membenarkan bahwa pihaknya sudah melakukan pendekatan kepada 18 warga sebagai pemilik bangunan.
“Kita sudah melakukan pendekatan persuasif termasuk bersama KONI dan warga tidak keberatan untuk meninggalkan bangunannya. Hanya saja, soal besaran uang yang akan diberikan kepada warga, masih menunggu Tim Apresial untuk melakukan penaksiran. Minggu depan permasalahannya kita pastikan selesai,” ujar Hamam Soleh.
Kemudian, soal anggaran atau dana yang akan diberikan kepada warga, sumbernya dari Pemko Siantar.
Dijelaskan juga, hambatan masuknya material dari belakang areal pembangunan GOR itu pada awalnya memang menjadi kendala. Namun, setelah ditemukan solusi, kendala tersebut dikatakan sudah teratasi.
“Ya, tidak akan ada lagi masalah dan target kita GOr selesai pertengahan Agustus 2024 akan tercapai dan dapat digunakan untuk arena pertandingan tinju PON 2024,” katanya mengakhiri. (In)






