SIMALUNGUN ,SENTERNEWS
Jalur pipa air transmisi sebanyak tiga batang ber ukuran diameter 300mm, putus akibat diterjang longsor. Persisnya di Habonaran Kecamatan Panei Tongah Kabupaten Simalungun, Kamis pagi (21/05/2026).
Akibatnya, pelanggan di wilayah kelurahan Bantan, Tanjung pinggir, Tanjung Tongah, Bane, Kahean, Nagapita , Naga Tujuh , Suka Dame dan seputaran Parluasan sekitarnya mengalami mengganggu.
Kabag Humas dan Kabag hukum Perumda Tirtauli, Dorlim Pasaribu melalui pesan Whatsapp mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan perbaikan.
“Medannya sangat berat dan jauh dari jalan umum. Untuk mengangkut pipa, kita kerahkan banyak petugas dibantu masyarakat. Dari jalan yang bisa dilalui kendaraan, ada sekitar 1 kilo meter. Tapi kita berusaha secepatnya mengatasinya,” katanya.
Dijelaskan, lintasan pipa Perumda Tirtauli memang banyak di wilayah yang rawan longsor dan banjir. Karena kebanyakan memang berada di lintasan sungai, dan irigasi dan berada di daerah lereng rawan longsor.
Musim hujan seperti saat ini dikatakan rawan gangguan layanan karena longsor. “Kita berusaha tetap memastikan air sampai kepada pelanggan. Kita sampaikan permohonan maaf karena layanan terganggu,” pungkasnya menghakiri. (Ad)






