SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Polsek Serbalawan amankan seorang pria, Sentanu (41) pelaku penembakan di Bengkel Suhada, Jalan Subur LK VII, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Kamis (03/10/2024) sekira pukul 11.30 WIB.
Kapolsek Serbalawan, AKP Syamsul Bahri Dalimunthe, SH MH mengungkapkan, awalnya Aipda Paiduk Benny Lumbanraja, personel Polsek Serbalawan yang akan membeli gorengan, melihat pelaku bertengkar dengan korban, Juan Arya Safaras Tan Tio (24) di Kelurahan Sinaksak, Rabu (02/10/2024) sekira pukul 17.30 WIB.
Setelah itu, mobil yang dikendarai teman pelaku melaju dengan kecepatan tinggi. Lantas Aipda Paiduk Benny Lumbanraja menegur supir mobil tersebut. Tapi, pelaku seperti tak perduli. Setelah memperkenalkan diri sebagai polisi, mobil diminta berhenti dan dilakukan pemeriksaan.
“Dari dalam mobil tidak ditemukan narkotika atau senjata api. Bahkan, supir mobil akhirnya meminta maaf kepada Aipda Paiduk Benny Lumbanraja dan mereka membubarkan diri,” jelas Kapolsek Serbalawan, AKP Syamsul Bahri Dalimunthe SH MH.
Namun, setelah kejadian itu, pelaku diketahui mendatangi bengkel Suhada dan bertemu dengan korban Juan Arya Safaras Tan Tio serta saksi-saksi. Bahkan, pelaku mengeluarkan senjata api jenis soft gun dari saku celananya dan menembak ke arah atas.
“Korban kemudian menanyakan kepada pelaku ada apa kok nembak-nembak. Pelaku menjawab, Kepalamu kutembak pun jebol,” kata AKP Syamsul Bahri Dalimunthe menirukan poerkataan pelaku Sentanu.
Pelaku kemudian menembakan senjata apinya ke arah kaki kiri korban. Namun tidak mengenai sasaran. Karena korban merasa terancam dan ketakutan, berhasil menghubungi personel Pos Polisi Purbasari.
Selanjutnya, Kapolsek Serbalawan, AKP Syamsul Bahri Dalimunthe SH MH bersama Kanit Reskrim, PS Kanit Intel, dan personel piket langsung mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan.
Setiba di lokasi, pelaku yang masih berada di tempat langsung diberi hadiah gelang besio kembar untuk diamankan bersama barang bukti berupa satu pucuk senjata api soft gun jenis FN warna hitam merk Lock buatan Astria, gas soft gun merk Gamo sebanyak 6 tabung dan peluru mimis 168 buah.
Setelah diamankan ke Polsek Serbalawan, pelaku yang diintrogasi mengaku bahwa senjata soft gun miliknya diperoleh dari seorang pria inisial T, wiraswasta warga Huta V Purbasari, Nagori Purbasari, Kecamatan Tapian Dolok.
“Senjata soft gun itu dibeli pelaku seharga Rp 2, 5 juta dan tidak dilengkapi surat-surat senjata,” jelas AKP Syamsul Bahri Dalimunthe sembari mengatakan bahwa kasus penembakan itu sedang dalam penyelidikan lebih lanjut. (In)






