Senter News
Sabtu, 7 November 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE

“Pertumpahan Darahpun Jadi! “, Tenaga Kebersihan Demo & Siap Mogok

Penulis: Redaksi Senternews.com
8 Maret 2024 | 13:28 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTER NEWS

Dengan mengendarai 8 truk pengangkut sampah, seratusan tenaga kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Siantar berteriak, . “Pertumpahan Darahpun Jadi” kalau kesejahteraan yang selama ini tidak layak, tidak dinaikkan.

Pernyataan itu disampaikan melalui unjuk rasa di depan pintu pagar kantor Walikota Siantar yang mendapat pengawalan dari puluhan personel Polres Siantar dan Satpol PP dengan melakukan pagar betis, Jumat (8/3/2024) sekira jam 08.30 WIB.

“Kalau intimidasi dan ancaman pemecatan, itu sudah makanan kami sehari hari. Jadi kami siap untuk pertumpahan darah dan  mogok kerja sampai tuntutan kami ditindaklanjuti Ibu Walikota, ” kata Manson Butar-butar sebagai orator melalui pengeras suara yang disambut dengan teriakan semangat dari para petugas kebersihan lainnya.

Tuntutan yang diajukan  pengunjuk rasa terdiri, kenaikan gaji atau honor yang sudah tidak pernah diperhatikan sejak 9 tahun terakhir.
Pembayaran THR untuk hari Raya/Hari Natal sebulan gaji. Jaminan Hari Tua dan Kesejahteraan petugas kebersihan.

“Gaji kami selama ini hanya 50 ribu perhari atau Ro 1,5 juta per bulan. Dan itu sudah tidak layak lagi apalagi kami bekerja tidak punya hari libur. Jangankan hari Minggu, hari kemerdekaan 17 Agustus pun kami terus bekerja, ” kata Butar-butar lagi.

Pengunjuk rasa menyatakan, gaji yang layak mereka terima dan sudah harus terealisasi mulai tanggal 1 April 2024 sebesar Rp 2,1 juta per bulan di tambah dengan ekstra puding dan kesejahteraan meski itu masih di bawah ketentuan bagi peserta BPJS Kesehatan sepert disampaikan Menteri Keuangan Srimulyani sebesar Rp 2,5 juta per bulan.

Kemudian soal jaminan hari tua diminta agar ditampung. Jangan saat masih produktif dipakai dan saat usia mulai tua dibuang begitu saja bagai sampah. “Kami bukan sampah walaupun setiap hari kami bergumul dengan sampah yang mengandung penyakit. Kami jangan dibuang begitu, setelah itu jadi gembel, ” ujar pengunjuk rasa.

Saat petugas kebersihan melakukan orasi, Asisten I Pemko Siantar, Junaedi Sitanggang menemui pengunjuk rasa. Mengatakan bahwa apa yang disampaikan pada dasarnya tidak bisa direalisasi begitu saja karena ada mekanismenya. Bahkan soal kenaikan gaji harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah yang berkaitan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pada kesempatan tersebut, Junaedi malah sempat menyinggung bahwa petugas kebersihan ada mendapatkan uang masuk dari masyarakat dengan memberi tip karena telah mengangkat sampahnya. Kemudian, tenaga kebersihan juga mendapatkan uang ekstra puding sehingga memperoleh Rp2,1 juta per bulan.

Sementara, terkait jaminan hari tua menurut Junaedi Sitanggang memang tidak ada. Namun untuk santunan  ada diberikan. Tapi saat mendengar ada santunan kepada pekerja sebelum berhenti karena sudah memasuki hari tua., langsung dibantah para pengunjuk  rasa karena itu tidak pernah diterima. .”Tidak pernah ada santunan, ” teriak pengunjuk rasa.

Terkait dengan adanya uang masuk dari masyarakat seperti yang disinggung Junaedi Sitanggang malah dikecam tenaga kebersihan. “Wah, apa uang yang diberikan masyarakat yang jumlahnya sekedar, karena kita bekerja dengan baik mengangkut sampah harus dicampuri Pemko? Apa pemberian berupa jasa itu harus masuk kas daerah? ” kata pengunjuk rasa.

Sempat terjadi perdebatan yang ternyata tidak ada titik temu. Karenanya, tenaga kebersihan tetap ngotot supaya dapat bertemu Walikota. Namun, karena Walikota  berada di luar daerah, pengunjuk rasa menyatakan siap mogok kerja sampai bisa bertemu Walikota. “Siap kita mogok kerja sampai bisa bertemu Ibu Walikota? ” tanya Manson Butar-butar kepada tenaga kebersihan lainnya dan di jawab, “Siaaap ,sampai pertumpahan darah kita juga siap, “.

Jelang beberapa saat pengunjuk rasa akhirnya meninggalkan kantor Walikota tetapi menyatakan akan kembali menemui Walikota untuk memperjuangkan aspirasi. Bergerak jalan kaki menuju kantor DPRD Siantar yang ternyata kosong karena para anggota dewan sedang melakukan kunjungan kerja keluar daerah.

Namun demikian, pengunjuk rasa berusaha bertahan sambil tetap berorasi minta supaya Sekwan datang menemui mereka. Untuk itu, ada pihak kepolisian yang berusaha menghubungi Sekwan Eka Hendra melalui telpon seluler. Saat berhasil dihubungi dan   diperdengarkan kepada pengunjuk rasa, Sekwan berjanji akan  menyampaikan aspirasi petugas kebersihan setelah anggota dewan masuk kantor.

“Tadi sudah jelas, Sekwan bilang tuntutan kita segera  disampaikan. Untuk itu, kita akan datang lagi Rabu depan. Setuju? ” tanya Manson Butar-butar kepada tenaga kebersihan lainnya dan dinyatakan  setuju dan  siap mogok kerja sampai bisa bertemu DPRD Siantar.

Selanjutnya, pengunjuk rasa meninggalkan kantor DPRD Siantar untuk kembali ke lapangan parkir Pariwisata tempat truk diperkirakan. Setelah  naik ke truk masing-masing, akhirnya bergerak  kembali ke kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Siantar.(Tim)

ShareSendShare

Berita Terkait

Berjualan di depan pintu masuk ruangan kantor Walikota
HEADLINE

Pengunjukrasa Berjualan Hasil Pertanian dan Masak Kolak di Kantor Wali Kota Siantar

24 September 2026 | 14:48 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Sembari menuntut pembebasan lahan, puluhan kaum ibu dari Front Gerilyawan (Gerakan Rakyat Melawan) yang berunjukrasa  di Kantor Walikota...

Read moreDetails
Sweeping ruang kerja Walikota
HEADLINE

Aksi Gerakan Rakyat Melawan “Sweeping” Ruangan Kerja Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 18:30 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Karena Walikota Wesly Silalahi tidak kunjung datang menemui pengunjukrasa dan sempat diinformasikan berada di ruangan kerjanya, massa aksi...

Read moreDetails
PKL di halaman rumah dinas Walikota
HEADLINE

Unjukrasa PKL Bawa Keranda Tolak Relokasi, Terobos Rumah Dinas Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 17:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Dengan mengusung spanduk, poster dan pengeras suara dan keranda, ratusan massa  dari Ikatan Pedagang Kaki Lima Pematangsiantar...

Read moreDetails
Warga perlihatkan korban yang diduga karena sarang burung walet
HEADLINE

Sarang Walet Ambil Korban, DPRD Siantar Minta Pemko Bongkar Bangunan

19 Agustus 2026 | 17:20 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS    Komisi I  DPRD Pematangsiantar  marah saata melakukan   Rapat  Dengar Pendapat (RDP) dengan masyarakat dan Pemko Pematangsiantar. Berlangsung ...

Read moreDetails
HEADLINE

Aliansi CS KERAS Soal Dugaan Korupsi Eks Rumah Singgah Covid-19, Desak Kejari Siantar Periksa Walikota

22 Juni 2026 | 15:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah  berunjukrasa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Aliansi CS KERAS (Control Sosial- Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap)...

Read moreDetails
HEADLINE

Pasar Dwikora (Pajak Parluasan) Siantar Membara, Ratusan Kios Terbakar

18 Juni 2026 | 07:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Menjelang subuh buta, Kamis (18/06/2026) sekira pukul 02.49 WIB, kobaran api di  Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan Kota...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Green Policing di Mako Polres Simalungun, Kapolres dan Bhayangkari Tanam 30 Pohon Mangga dan Durian

6 November 2026 | 18:00 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Sosialisasi dan Penertiban Pedagang di Kota Perdagangan

6 November 2026 | 17:38 WIB
ANEKA RAGAM

Kayu Penebangan di Hutan Hatonduhan Diduga Diangkut ke Sejumlah Kilang di Siantar, Tim Wartawan Dihalangi Melakukan Peliputan

6 November 2026 | 16:09 WIB
SEREMONIAL

Disdukcapil Pematangsiantar Luncurkan SILENTERA KIPAS, Permudah Penerbitan Akta Kelahiran Bayi Pasca Melahirkan 

6 November 2026 | 15:37 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kasat Lantas Polres Simalungun : Selama Operasi Patuh Toba 2026, Laka Lantas Turun 30 Persen

6 November 2026 | 08:40 WIB
ANEKA RAGAM

Dua Nikmat yang Sering Dilalaikan

6 November 2026 | 06:38 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

BPKP Perwakilan Prov. Sumut Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun

5 November 2026 | 21:07 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Soal Hutan Rondang Digunduli, Komisi A DPRD Sumut Tunggu Hasil Pemeriksaan dan Segera Turun, Kepala UPTD KPH Wil II Mengaku Baru Mengetahui

5 November 2026 | 19:51 WIB
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga kepada Wali Kota Siantar: Kelurahan Jangan Persulit Warga Urus Dokumen Sertifikat

5 November 2026 | 18:43 WIB
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Tetapkan Renja dan Sampaikan Pokok Pikiran kepada Wali Kota  

5 November 2026 | 17:46 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Saat Kumpul Bersama Wakapolres Simalungun, Warga Sampaikan Soal Pencurian, Test Urine Pelajar dan Knalpot Brong,

5 November 2026 | 09:45 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Lantik 15 Pangulu dan 93 Anggota Maujana Nagori

4 November 2026 | 21:39 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata